CITA-CITA SEORANG AMIL, TERHENTI


Selamat pagi semua para pegiat alam. Khususnya teman teman yang sehobi dengan saya. Yahh apalagi yang berhubungan dengan alam kalo bukan pendakian. Salam lestari para pendaki dari saya yang kangen sekali mendaki namun terkendala kondisi saat ini (covid19). Ujian yang sangat berat buat para traveller yang mungkin jadwalnya seminggu sekali harus refresing ataupun dua minggu sekali, bahkan ada juga sebulan sekali wajib berkunjung ke tempat wisata.

Stress ketika bekerja seharian pasti ada. Obat buat saya biasanya akhir pekan sudah ada planning buat refreshing. Entah itu kekota sebelah maupun ke luar pulau. Saya asli Surabaya jadi kalau traveling ndak jauh-jauh, hanya ke Malang. Kenapa pilih malang yaa karena destinasi yang saya inginkan ada disana semua. Gunung, pantai, air terjun dan yang hijau-hijaulah. Tiap weekend ini yang saya lakukan sebelum kerja di Lembaga Zakat NH zakatkita ini.

Sebelum kerja di pertengahan tahun 2012 seringkali yang namanya travelling. Waktu SMA hingga kuliah sudah puluhan pantai, air terjun dan beberapa gunung di Jawa maupun luar pulau Jawa yang saya datangi. Darisini banyak pengalaman baru yang saya dapatkan dan pelajari. Sampai ketika pengalaman ini berguna untuk melamar kerja sampai dalam pekerjaan tersebut. Pengalaman adalah guru yang terbaik.   



foto pendakian Mt. Rinjani 2014 via darat

 Tahun 2020 ini adalah tahun kedua saya bekerja dilembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan. Tidak hanya menagani orang sakit yang butuh biaya berobat saja, didalamnya sangat luas hingga terjun ke beberapa lokasi bencana. Dilembaga ini alhamdulillah saya bisa bertemu dengan semua orang-orang yang membutuhkan bantuan yaitu 8 ashnaf “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf, yang dibujuk hatinya,untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan Allah Lagi Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. At-Taubah:60)

Kesibukan yang tiap hari bertemu dengan mustahik (orang yang berhak menerima zakat) tak membuat saya bosan atau strees. Justru kegiatan baru ini malah mengobati rasa stress dan gelisah saya. Ngobrol dengan orang yang mengajukan bantuan, gali informasi kenapa keluarga mereka bisa jatuh miskin, memberikan motivasi yang kadang saya juga butuh di motivasi. Yahh begitulah lika liku pekerjaan saya sekarang, kata orang kerja saya itu wenaakkkk tenaaaannn (enak banget). Namanya juga kehidupan yaa sawang sinawang yaa lurr.

Amil (pengelola zakat) itu beratt  lurr jadi jangan sekali kali punya cita-cita jadi amil biar saya saja. Kalian jadi muzakki (mengeluarkan zakat) aja. Saya yakin menjadi amil tak membuat cita-cita saya untuk mendaki gunung seven summit Jawa Timur terhenti. insyaAllah yakin ada waktunya sendiri.

Yahh ini masih sepenggal cerita saya, insyaAllah setelah ini saya akan lebih sering bercerita pengalaman pribadi saya baik dalam pekerjaan maupun kegiatan saya sehari-hari hingga liburan saya kemana aja akan saya ceritakan lewat tulisan ini. Semoga bermanfaat dan bisa jadi hiburan teman-teman yang lagi santai.  

Komentar